September 18, 2021

crime news

Kumpulan berita kriminal terbaru dan terupdate 2021

Tata Cara Memandikan Jenazah Beserta Doanya yang Lengkap Menurut Islam

2 min read

CRIME NEWS – Jakarta Tata cara memandikan jenazah beserta doanya wajib diketahui setiap umat Islam. Apalagi, semua orang di dunia ini pasti akan meninggal tanpa terkecuali. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dalam memandikan jenazah yang benar menurut ajaran Islam

Berbagai ketentuan, syarat, dan peralatan perlu dipahami setiap orang yang akan memandikan jenazah. Tidak sembarang orang yang bisa memandikan jenazah, karena itulah tata cara memandikan jenazah dan doanya ini sangat penting diketahui umat muslim.

Tata cara memandikan jenazah beserta doanya memiliki berbagai ketentuan yang harus dipenuhi. Jangan sampai kamu salah dalam memandikan jenazah keluarga atau orang terdekat. Apalagi mengurus jenazah merupakan amalan yang hukumnya fardlu kifayah bagi umat Islam.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (30/11/2019) tentang tata cara memandikan jenazah beserta doanya

Syarat dalam Memandikan Jenazah
Sebelum mengetahui tata cara memandikan jenazah beserta doanya, kamu perlu mengetahui syarat orang yang bisa memandikan jenazah dan syarat jenazah yang dimandikan.

Syarat Orang Yang Dapat Memandikan Jenazah

– Beragama Islam, baligh, berakal atau sehat mental.

– Berniat memandikan jenazah.

– Mengetahui hukum memandikan jenazah

– Amanah dan mampu menutupi aib jenazah.

Syarat Jenazah yang Dimandikan

– Beragama Islam

– Ada sebagian tubuhnya meski sedikit yang bisa dimandikan

– Jenazah tidak mati syahid

– Bukan bayi yang meninggal karena keguguran

– Jika bayi lahir sudah meninggal, tidak wajib dimandikan

Ketentuan Memandikan Jenazah
Berikut beberapa ketentuan yang harus diketahui sebelum tata cara memandikan jenazah beserta doanya:

– Orang yang paling utama memandikan dan mengkafani jenazah laki-laki adalah orang yang diberi wasiat, kemudian bapaknya, kakeknya, keluarga kandungnya, keluarga terdekatnya yang laki-laki, dan istrinya.

– Orang yang paling utama memandikan dan mengkafani jenazah perempuan adalah ibunya, neneknya, keluarga terdekat dari pihak wanita serta suaminya.

– Yang memandikan jenazah anak laki-laki boleh perempuan, sebaliknya untuk jenazah anak perempuan boleh laki-laki yang memandikanya.

– Jika seorang perempuan meninggal, sedangkan yang masih hidup semuanya hanya laki-laki dan dia tidak mempunyai suami. Atau sebaliknya, seorang laki-laki meninggal sementara yang masih hidup hanya perempuan saja dan tidak mempunyai istri, jenazah tersebut tidak dimandikan tetapi cukup ditayamumkan oleh seorang dari mereka dengan memakai sarung tangan.

Hukum ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam dalam hadis Abu Daud dan Baihaqi yang berbunyi, “Jika seorang meninggal di tempat laki-laki dan tidak ada perempuan lain atau laki-laki meninggal di tempat perempuan-perempuan dan tidak ada laki-laki selainnya, maka kedua jenazah itu ditayamumkan, lalu dikuburkan karena kedudukannya sama seperti tidak mendapat air.” (H.R Abu Daud dan Baihaqi)

Peralatan Memandikan Jenazah
Berikut beberapa peralatan yang dibutuhkan sebagai tata cara memandikan jenazah beserta doanya:

– Tempat memandikan jenazah di tempat yang tertutup

– Air secukupnya

– Sabun, air yang diberi bubuk kapur barus dan wangi-wangian

– Sarung tangan untuk memandikan jenazah

– Sedikit kapas

– Potongan atau gulungan kain kecil-kecil

– Handuk dan kain basahan

AGENADUQ | AGENBANDARQ | AGENCAPSUN | AGENDOMINO99 | AGENPOKERONLINE | AGENSAKONGONLINE | AGENBANDARPOKER | AGENBANDAR66

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *