September 21, 2021

crime news

Kumpulan berita kriminal terbaru dan terupdate 2021

Nasib Ibrahimovic, Dipuja di Milan Dicaci di Malmo

2 min read

CRIME NEWS –  Zlatan Ibrahimovic dipuja suporter AC Milan. Kehadiran pemain asal Swedia tersebut dianggap bakal mendatangkan perubahan di skuat Rossoneri yang tengah terpuruk pada musim ini. Kehadiran Ibra bahkan sudah disambut dengan gegap-gempita saat dia tiba di Bandara Linate, Milan, Jumat lalu.

Puluhan suporter Milan rela menahan dingin demi Ibrakadabra. Mereka dengan setia menunggu di luar pintu bandara sampai mantan pemain LA Galaxy itu benar-benar menunjukkan batang hidungnya.

Suporter memang berharap banyak kepada [Ibrahimovic ](4147395/ “”)setelah musim ini Rossoneri terus melempem. Tim yang pernah mengoleksi 18 gelar Serie A dan 7 gelar Liga Champions itu kini terancam degradasi. AC Milan berada di urutan ke-12 pada papan klasemen setelah 8 kekalahan.

Harapan yang masuk akal mengingat Ibra pernah membawa sukacita bagi publik Milan. Saat dipinjamkan Barcelona 2010 lalu, Ibra mencetak 14 gol dan Milan merebut gelar scudetto.

Awal tahun ini, Ibra kembali datang dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama LA Galaxy berakhir. Dan Ibra telah berjanji untuk membantu Milan beranjak dari keterpurukan.

Dampak kedatangan Ibra langsung terasa jelang pertandingan AC Milan melawan Sampdoria. Tiket pertandingan laris bak kacang goreng. Sehari sebelum laga, sebanyak 56 lembar tiket ludes terjual. Suporter Milan sepertinya sudah tidak sabar menyaksikan Ibrakadabra melepaskan ‘sihirnya’.

Dicaci di Malmo
Namun puja-puji terhadap Ibrahimovic berhenti di Milan. Di kampung halamannya, Malmo, pemain yang pernah memperkuat Manchester United (MU) tersebut justru sangat dibenci suporter. Padahal Ibra lahir di kota ketiga terbesar di Swedia itu. Kariernya profesionalnya juga berawal dari Malmo FF.

Awalnya Ibra juga sangat dipuja di kota ini. Pemain berpostur 195 cm itu dianggap berperan besar bagi kemajuan sepak bola Swedia. Dan untuk menghormati jasanya, Ibra sampai dibuatkan patung di depan markas Malmo. Patung setinggi 2,7 meter itu merupakan karya seniman ternama, Peter Linde.

Sikap publik mulai berubah saat Ibrahimovic mengambil alih kepemilikan Hammarby, rival abadi Malmo FF. Langkah ini dianggap sebagai bentuk pengkhianatan oleh suporter Malmo. Mereka marah dan sebagai pelampiasan, suporter berulang kali merusak patung mantan pemain Inter Milan tersebut.

Perusakan pertama kali dilakukan akhir November lalu. Sekelompok suporter membakar patung itu.

Selanjutnya, mereka merusak bagian hidung patung itu. Dan akhir pekan lalu, suporter kembali beraksi. Mereka Menumbangkan patung itu dan menutupi bagian kepala dengan selembar kaos.Aksi vandalisme ini dilakukan hanya sehari sebelum Ibra tampil pada laga AC Milan vs Sampdoria.

Seperti dilansir AS, saat ini, patung Ibrahimovic sudah tumbang. Bagian engkelnya rusak parah. Posisinya menimpa pagar besi dengan salah satu kaki terlihat sudah lepas dari pijakannya.

From Hero to Zero
Ibrahimovic bukanlah satu-satunya pemain yang mengalami kejadian seperti ini. Sebelumnya, banyak pemain yang berubah dari pahlawan menjadi pecundang di mata fans gara-gara berpihak ke klub rival.

Salah satu pemain yang bernasib sama adalah Gabriel Batistuta. Pemain asal Argentina itu sempat dipuja publik Florence usai membawa Fiorentina kembali ke Serie A. Namun keputusannya pindah ke AS Roma membuat suporter berbalik membencinya. Mereka juga menghancurkan patung Batistuta.

BANDAR DOMINO99 – AGEN BANDARQ – AGEN POKER – DOMINO ONLINE – AGEN DOMINO – POKER ONLINE – DOMINO QQ – CAPSA ONLINE – ADU Q – BANDAR Q

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *